7 Cara Menata Ruang Keluarga Minimalis
Written by: admin
Ruang keluarga kecil sering digunakan untuk banyak aktivitas sekaligus. Di tempat yang sama, kamu bisa menonton TV, bersantai, menerima kerabat, menemani anak bermain, sampai menyimpan barang yang sering dipakai sehari-hari.
Karena fungsinya cukup padat, ruang keluarga minimalis mudah terasa penuh. Sofa yang terlalu besar, meja TV dipenuhi perangkat, kabel terlihat berantakan, dan rak yang penuh dekorasi bisa membuat ruangan cepat terasa sempit meski sebenarnya masih memiliki ruang.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu melakukan renovasi besar. Dengan tata letak yang lebih terencana, perabot yang proporsional, serta tempat penyimpanan yang tepat, ruang keluarga kecil bisa terasa lebih lega, rapi, dan nyaman digunakan setiap hari.
Berikut tujuh cara yang bisa diterapkan untuk mengoptimalkan desain ruang keluarga tanpa membuatnya kehilangan fungsi.
1. Tentukan Fungsi Utama Ruang Keluarga

Sebelum memindahkan atau membeli perabot baru, tentukan aktivitas yang paling sering dilakukan di ruang keluarga.
Jika ruangan lebih banyak digunakan untuk menonton TV dan bersantai, perabot utama yang dibutuhkan mungkin hanya sofa, meja TV, dan satu rak penyimpanan. Jika anak sering bermain di area tersebut, sisakan ruang lantai yang lebih luas dan pilih tempat penyimpanan yang mudah dijangkau.
Hindari memenuhi ruangan dengan perabot untuk kebutuhan yang hanya terjadi sesekali. Misalnya, kamu tidak perlu menyediakan banyak kursi permanen hanya karena kerabat datang beberapa kali dalam setahun. Kursi tambahan bisa dipilih dalam bentuk yang lebih ringan dan mudah dipindahkan.
Dengan memahami fungsi utama ruangan, kamu bisa menentukan perabot yang benar-benar dibutuhkan dan mengurangi barang yang hanya membuat ruang keluarga terasa padat.
2. Atur Tata Letak agar Jalur Berjalan Tetap Lega

Tata letak sangat mempengaruhi kesan luas pada interior ruang keluarga. perabot yang ukurannya tidak proporsional atau ditempatkan terlalu berdekatan dapat membuat ruangan terasa sempit meski jumlah barangnya tidak banyak.
Mulailah dengan mengukur panjang dan lebar ruangan, lalu perhatikan posisi pintu, jendela, stopkontak, dan jalur yang paling sering dilewati.
Pastikan ada ruang yang cukup antara sofa, meja TV, dan rak. Jangan sampai kamu harus berjalan menyamping atau memindahkan barang setiap kali ingin mengakses bagian lain dari ruangan.
Sebelum membeli perabot, tandai ukurannya di lantai menggunakan selotip. Cara ini membantu memperkirakan seberapa banyak area yang akan digunakan dan apakah perabot masih menyisakan ruang gerak yang nyaman.
Untuk ruang keluarga sederhana, tidak semua sisi dinding harus diisi. Sisakan sebagian area tetap kosong agar ruangan terasa lebih ringan dan tidak terlihat penuh.
3. Pilih Sofa yang Sesuai Ukuran Ruangan

Sofa biasanya menjadi perabot terbesar di ruang keluarga. Karena itu, ukuran dan modelnya perlu disesuaikan dengan jumlah penghuni serta luas ruangan.
Untuk ruang keluarga kecil, sofa dua dudukan sering terasa lebih proporsional dibanding sofa tiga dudukan berukuran besar. Jika membutuhkan tempat duduk tambahan, kamu bisa menggunakan kursi ringan atau bangku kecil yang mudah dipindahkan.
Perhatikan juga kedalaman sofa. Sofa yang terlalu dalam dapat mengurangi jarak dengan meja TV dan membuat jalur berjalan semakin sempit.
Model sofa berkaki dapat memberikan kesan lebih ringan karena sebagian lantai masih terlihat. Namun, yang paling penting adalah memastikan ukurannya sesuai dengan aktivitas dan jumlah pengguna sehari-hari.
Lebih baik memiliki sedikit perabot yang benar-benar digunakan daripada memenuhi ruang dengan tempat duduk yang jarang dipakai.
4. Gunakan Warna Terang dan Maksimalkan Cahaya Alami

Warna terang seperti putih, krem, beige, dan abu-abu muda dapat membantu desain ruang keluarga terlihat lebih bersih dan lapang. Warna tersebut juga mudah dipadukan dengan berbagai perabot.
Agar tampilan tidak monoton, tambahkan warna aksen melalui bantal, karpet, tanaman, atau dekorasi kecil. Batasi jumlah warna utama supaya ruangan tetap terlihat teratur.
Selain warna, cahaya alami juga perlu dimaksimalkan. Hindari menempatkan rak tinggi atau perabot besar di depan jendela karena dapat menghalangi cahaya masuk.
Gunakan tirai tipis pada siang hari agar ruang keluarga tetap terang tanpa kehilangan privasi. Cermin juga dapat diletakkan di area yang menerima cahaya untuk membantu memantulkannya ke bagian lain ruangan.
Pencahayaan yang baik membuat interior ruang keluarga terasa lebih terbuka tanpa perlu menambah banyak dekorasi.
5. Pilih Meja TV Minimalis dengan Penyimpanan

Area TV sering menjadi bagian yang paling cepat terlihat berantakan. Remote, kabel, perangkat elektronik, pengisi daya, dan aksesori lainnya mudah memenuhi permukaan meja.
Untuk mengatasinya, pilih meja TV minimalis yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat meletakkan televisi, tetapi juga memiliki ruang penyimpanan.
Kabinet tertutup dapat digunakan untuk menyimpan kabel cadangan, buku petunjuk, atau aksesori yang tidak perlu selalu terlihat. Sementara itu, kompartemen terbuka cocok untuk perangkat yang masih sering digunakan.
Sebelum memilih meja TV, perhatikan beberapa hal berikut:
- Ukuran televisi dan lebar meja
- Jumlah perangkat elektronik
- Ruang untuk mengatur kabel
- Jenis laci atau kabinet
- Jarak meja dengan sofa
- Area untuk membuka pintu kabinet
Hindari memilih meja TV yang memenuhi seluruh lebar dinding jika kebutuhan penyimpanannya tidak terlalu banyak. Sedikit ruang kosong di kanan dan kiri membuat area TV terlihat lebih seimbang.
Kamu bisa mempertimbangkan pilihan meja TV minimalis di SELMA dengan ukuran dan susunan kompartemen yang berbeda. Sesuaikan produk dengan luas ruang keluarga dan jumlah barang yang benar-benar perlu disimpan.
6. Manfaatkan Rak Vertikal untuk Menghemat Ruang Lantai

Jika area lantai terbatas, manfaatkan dinding dan ruang vertikal sebagai penyimpanan tambahan.
Rak vertikal dapat digunakan untuk menyimpan buku, tanaman kecil, bingkai foto, kotak penyimpanan, dan barang yang sering dipakai tanpa mengambil banyak ruang lantai.
Letakkan barang berat pada bagian bawah rak. Barang yang sering digunakan dapat ditempatkan di bagian tengah, sedangkan dekorasi atau barang yang jarang dipakai bisa diletakkan di bagian atas.
Meski menyediakan banyak ruang, jangan mengisi seluruh bagian rak. Rak yang terlalu penuh justru membuat ruang keluarga terlihat ramai dan mengurangi kesan lega.
Gunakan kotak penyimpanan untuk menyembunyikan benda kecil dengan bentuk dan warna berbeda. Sisakan beberapa bagian rak tetap kosong agar tampilannya lebih ringan.
Jika rak ditempatkan di samping meja TV, pilih warna atau material yang senada supaya keduanya terlihat sebagai satu susunan. Pilihan rak penyimpanan SELMA dapat dipertimbangkan untuk memanfaatkan sudut atau area dinding yang belum digunakan.
7. Batasi Barang yang Dipajang dan Rapikan Kabel

Tidak semua barang perlu terlihat. Terlalu banyak dekorasi, perangkat, atau benda kecil di atas meja dan rak dapat membuat ruang keluarga minimalis terasa penuh.
Pilih beberapa dekorasi yang paling bermakna, lalu sisakan ruang kosong di antaranya. Benda kecil seperti remote, pengisi daya, dan aksesori elektronik sebaiknya memiliki tempat penyimpanan tetap.
Rapikan kabel berdasarkan perangkat, lalu gunakan pengikat agar tidak saling melilit. Simpan kabel cadangan di dalam satu kotak dan beri label supaya mudah ditemukan.
Terapkan rutinitas singkat setiap hari, seperti mengembalikan remote ke tempatnya, memindahkan gelas ke dapur, merapikan bantal, dan memasukkan mainan ke dalam kotak.
Sistem yang sederhana lebih mudah dipertahankan oleh seluruh anggota keluarga dibanding penataan yang terlalu rumit.
Kesalahan yang Membuat Ruang Keluarga Terasa Sempit
Beberapa kesalahan kecil dapat membuat ruang keluarga terasa lebih penuh dari ukuran sebenarnya, seperti:
- Memilih sofa atau meja TV yang terlalu besar
- Mengisi seluruh sisi dinding dengan perabot
- Menyimpan semua barang pada rak terbuka
- Menggunakan terlalu banyak warna dan motif
- Menutup jalur cahaya dengan perabot tinggi
- Membeli tempat penyimpanan tanpa menyortir barang
- Tidak menyisakan jalur berjalan yang cukup
Sebelum menambah perabot, tanyakan apakah produk tersebut benar-benar menyelesaikan masalah atau hanya mengisi ruang yang masih kosong.
Ciptakan Ruang Keluarga Minimalis yang Lebih Nyaman
Ruang keluarga minimalis tidak harus terasa sempit. Kuncinya adalah memahami fungsi utama ruangan, memilih perabot sesuai ukuran, dan menyediakan tempat penyimpanan yang jelas.
Meja TV minimalis dengan kompartemen membantu merapikan perangkat elektronik, sedangkan rak vertikal dapat menambah ruang penyimpanan tanpa mengambil banyak area lantai. Penataan yang tepat juga membuat desain ruang keluarga terasa lebih teratur dan nyaman digunakan.
Temukan pilihan meja TV, rak penyimpanan, sofa, dan perabot ruang keluarga lainnya di SELMA. Pilih produk berdasarkan ukuran dan fungsi yang benar-benar dibutuhkan agar ruangan tetap lega, rapi, dan nyaman.
Yuk, ciptakan ruang keluarga yang lebih fungsional bersama SELMA, Solusi Hemat Isi Rumah.
|
Penawaran Spesial Obral Murah Isi Rumah SELMA Belanja sekarang lebih hemat hingga 80%! Belanja sekarang! |
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10488180_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10552141_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10605783_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10562902_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10565300_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10566679_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10613775_1.jpg)
/filters:quality(90)/ruparupa-com/image/upload/Products/10567068_1.jpg)